Perbedaan Kopi Robusta dan Kopi Arabika

Author:

Perbedaan Kopi Robusta dan Kopi Arabika – Kopi merupakan komoditas yang terus dibudidayakan dan diperdagangkan, termasuk di Indonesia. Perdagangan komoditas kopi menempati posisi kedua setelah minyak, hal ini menunjukkan bahwa kopi disukai oleh masyarakat dunia.

Ada begitu banyak jenis kopi di seluruh dunia, tetapi tahukah Anda jenis kopi apa yang paling terkenal dan populer bagi banyak orang? ada dua jenis kopi yang paling dikenal dan memiliki banyak penggemar, yaitu Kopi Arabika dan Robusta. Apa perbedaan antara keduanya?

Baca juga : Ide Bisnis Berbasis Teknologi Yang Perlu Anda Coba

5 Perbedaan Kopi Robusta dan Kopi Arabika

Berikut adalah perbedaan antara Kopi Arabika dan Robusta yang harus diketahui oleh pecinta kopi. Check it out!

Bentuk beens kopi

Beens atau kacang adalah perbedaan yang bisa dilihat dari kedua kopi ini. Biji kopi Robusta lebih bulat sedangkan biji kopi arabika lebih lonjong. Dari ketinggian tanaman, kopi Robusta dapat tumbuh hingga 4,5-6 meter. Sedangkan arabika hanya bisa mencapai ketinggian 2,5 – 4,5 meter.

Baca juga : 5 Cara Mudah Untuk Memulai Bisnis Cafe Pada 2021

Selisih poin harga jual

Kopi arabika cenderung memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan kopi robusta. Ini karena proses penanaman kopi Arabika yang lebih lama dan perawatan yang lebih. Berbeda dengan kopi robusta, yang bisa ditanam di daerah dataran rendah.

Robusta juga merupakan kopi yang mudah tumbuh dan diproses dengan cepat. Metode penanaman ini kemudian menjadi penyebab perbedaan nilai jual Kopi Arabika dan Robusta.

Tentang rasa, Apakah Lebih Baik Arabika atau Robusta?

Salah satu hal yang membedakan satu kopi dari yang lain adalah rasanya . Bagi pecinta kopi Robusta, tentu saja bisa mengenali kopi dengan rasa pahit yang berlebihan dibandingkan dengan kopi Arabika.

Ini karena kandungan kafein dalam kopi Robusta lebih tinggi, jika kopi robusta dikenal karena kepahitannya, Arabika tidak. Kandungan gula dalam kopi Arabika cukup banyak. Oleh karena itu, Kopi arabika lebih mudah dinikmati oleh banyak orang. Namun, dengan kandungan gula yang besar, kandungan lemaknya bahkan lebih tinggi daripada kopi Robusta.

Baca juga : Peluang Bisnis Terbaik yang Menjanjikan Sepanjang 2021

Selain itu, Arabika memiliki berbagai rasa, seperti rasa buah-buahan, kacang-kacangan, atau biji-bijian. Inilah sebabnya mengapa Kopi arabika lebih merupakan kopi favorit daripada kopi Robusta.

Tingkat kandungan kafein

Rasa Kopi Robusta cenderung lebih pahit dibandingkan kopi Arabika. Ini karena kandungan kafein dalam kopi robusta lebih tinggi sebesar 2,2 hingga 2,7%. Sedangkan kandungan kafein dalam kopi Arabika hanya 1,1% hingga 1,5%.

Jenis penyajian

Karena kopi Arabika memiliki rasa yang kuat dan manis tanpa tambahan gula, kopi ini lebih cocok disajikan sebagai kopi single origin sehingga pecinta kopi bisa merasakan rasa asli kopi Arabika. Sedangkan kopi Robusta memiliki rasa yang lebih pahit, sehingga lebih cocok digunakan sebagai campuran esspresso. Jenis presentasi ini cocok untuk orang yang tidak suka kopi karena akan ditambahkan dengan susu dan krim.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *